Friday, September 28, 2012

?


Selamat malam, Blog. Bolehkah aku bertanya? Aku tak pernah mengerti…  Kenapa kata ‘selamat tinggal’ untuknya tak pernah bisa bertahan lama. Selalu setelah kepergian orang yang menggantikannya, hati ini kembali lagi pada arah semula. Berkali kali hal ini terulang. Hey.. tak bosankah aku menanti tanpa alasan, selama ini? Bodoh. Bahkan ia tak pernah menjadi milikku. Lalu, apa yang patut dikenang? Banyak. Kisah ini rumit. Ya, mencintainya adalah kesalahan termanis. Dan kini ia telah dengan yang lain, bahagia. Tak kasat mata aku baginya. Lelah menyadari ia tak akan pernah kembali. Selamat :) tak akan kuganggu. Aku akan terus berlari di jalurku sendiri, dan kau di jalurmu. Berharap suatu hari kita bertemu pada garis finish yang sama.  

No comments:

Post a Comment