Monday, November 4, 2013

Gak berniat cizi kok.


Kemarin; 3 November 2013, buat gua mungkin salah satu hari paling2 campur aduk. Klise sih. Tapi ini beneran.. campur aduk, parah. Seneng iya sedih juga iya. Kelegaan, juga harapan dan ketakutan ikut melebur. Air mata mengucur pun gua gak tau berdasarkan alasan apa; sedih atau bahagia. Yang jelas gue rapuh saat itu, pikiran melayang ditengah tangis dan peluk puluhan orang kesayangan. 'Kesayangan' yang harus segera ditinggalkan dan 'kesayangan' yang akan ke depannya mengisi.

"Pertama kali kalian harus melangkah tanpa kami."
"Tiba saatnya kami semakin menuntut lebih."
***
"Kami, sayang kalian."


Tanpa perlu berucap, peluk dan tangis selalu mampu dipahami. 
Tanpa perlu tersurat, diam diam sama2 mengerti bahwa masing2 merasa tidak ingin meninggalkan; tidak ingin pergi dari lingkaran itu. (>12.00 - 2.52 PM.)


Terima kasih Rantai Emas, telah menjadi sebaik-baiknya kakak yang membimbing. Adik kalian kini telah juga menjadi kakak. Izinkan kami memegang rumah ini tahun ini. Izinkan kami melepas diri; menjadi sebenar - benarnya kakak dan pemimpin.

Teruntuk kalian -- yang paling sayang kami,
Saya, ga pernah nyangka 'tali' ini ternyata bisa menjadi segini kuat-nya.
Terimakasih banyak. Telah pernah menjadi tempat berpulang. Jadi tempat dimana saya menemukan dan slalu bisa menjadi diri sendiri. Terimakasih untuk pelajaran yang tak terbayar-nya.  Selamat beristirahat, A, Teh -- selamat melanjutkan perjuangannya yang kini telah berbeda arah dengan kami. Akan saya sampaikan.. cerita sukses Manuver nanti.







Electra, akan selalu menjadi kenangan.
Terima kasih.

No comments:

Post a Comment