Tuesday, October 28, 2014

"You got one side of story hidden to your family, while another side hidden to your friends. 
So in the end, you've got to be your own hero. Because we are basically alone in this earth."

Sunday, October 26, 2014

*Lagi baper*

Gua punya temen.
Bukan temen lagi, sahabat.
Bukan sahabat lagi, apaya...
//
Sebenar - benarnya arti sahabat yang gak pernah meninggalkan, biarin dunia kayak apa ujung - ujungnya juga balik lagi. Biarin salahnya gua banyak banget, ujung - ujungnya slalu dimaafkan dalam diam. 
Hm iya kita pernah jauh. Ehe. Dimana gue saat itu baru punya dunia baru dan kita gak sedunia.. Dimana gue lagi banyak2nya permasalahan dan gue gak cerita. (Bukannya ga mau cerita kok, cuma waktu itu lagi ngerasa pengen nyelesain sendiri aja hahaha :( ). But seriously, I could not survive without a bestfriend.
Gue tau kita sama - sama tertutup orangnya. Gue iya, lo juga iya. Tapi ga tau gimana kalo ada sesuatu, lo tau, gue juga tau. We're not identic indeed, but how we complete each other strengthen everything. Yang namanya lewatin fase - fase penting bareng selama 5 tahun sejak pertama kenalan. Yang paling tau gue, manis busuknya. Sampai masalah keluarga pun gua bisa cerita. Satu-satunya yg bikin gua bisa nangis diem2 dalam hal persahabatan padahal gua anti cisi anti mellow, plis. (Hmm?) hahaha bau.

Dwi Rizky Putri Angguntyasti. 
Dwi yang dulu bukan Dwi yang sekarang. Nggak bukan dalam arti sedih gitu kok-_- Lo habis ngalamin segitu banyak hal dalam waktu sesingkat ini. Hal - hal yang banyak membuat hidup lo berubah kan? Yg gue harap lo selalu bisa ambil positifnya, makna dan pelajarannya Wi. 
Sisi lo yang dulu pasti masih sama dengan yang sekarang. Dari sisi kuatnya dan sabarnya. Tetep jadi Dwi yang paling kuat memberi dan mempertahankan hatinya pada orang lain ya, yang harga hati nya mahal banget karna gak bisa ditawar tawar. Tapi jangan lupa buat tetep sayang sama diri lo sendiri, Wi. Tetep jadi Dwi yang slalu punya target dan prinsip. 
Hidup akhir-akhir ini makin berat aja ya. Tekanan darimana mana. Gue juga lagi gak stabil kok, akhir - akhir ini.Tahun terakhir di SMA bebannya ternyata emang gak gampang yah. 
Semoga semua yg lo hadapin dari a sampe z memang akan semakin bikin lo kuat. 
Jangan pernah ragu untuk berbagi.
Jangan dihadepin sendirian karna itu pasti sakit..
Sekalipun saat lo meragukan bahu yg ada untuk bersandar,
jangan lupa kalau lo slalu punya lantai untuk bersujud dan menumpahkan semuanya.
Maaf belum bisa bantu banyak seberapa besar pun gua mencoba... Selalu yg terbaik buat lo ya Wi. 

Well I can't promise to fix all your problems, but I can make sure you won't face it alone.
.






Friday, October 3, 2014

Sedikit Aja Kok

Tidak meluapkan perasaan memang sangat mengganggu diri sendiri ternyata. Bagaimana bisa berpura - pura terbiasa padahal samasekali belum. Apaan sih ini? Kehilangan?
Oke untuk yang ke sekian kali nya tahun 2014 mengajarkan saya bahwa semuanya memang memiliki akhir. Bahkan sampai yang biasa disebut keluarga kedua pun gak akan selamanya begitu.

Halo Manuver, apa kabar? Sudah habis waktunya untuk mengudara ya? :)
Saya tidak akan menyebut lingkaran ini sebagai lingkaran paling hebat dalam hidup saya. Ga akan. Saya tidak terbiasa mengagungkan suatu hal. Namun akan saya ucapkan, bahwa lingkaran ini memang sangat hebat. Mengajarkan saya banyak hal, dan ini gak cuma klise. Kalian kok yang mengajarkan gue untuk selalu optimis, gak ada hal yang gak mungkin, dan belajar dari banyak pengalaman sukses maupun gagal. Mengenal orang - orang hebat yang karakteristik dan pola pikirnya beragam macam. Dan alhamdulillah, membuat masa SMA saya tidak sia - sia hanya untuk kepentingan pribadi, tapi untuk bisa belajar dan memberi sebanyak - banyaknya. Satu sih yang saya sesalkan, kenapa sempat membuang separuh waktu ketika tidak berhasil menaklukkan ego sendiri untuk menjauhi lingkaran ini karna satu dan lain hal; hati. Nyesel kan pada akhirnya baru bisa menikmati waktu di akhir - akhir. Padahal waktu samasekali tidak menunggu saya. Saya yang pada dasarnya tidak biasa terikat akan sesuatu, baru sadar bahwa lingkaran ini memang melibatkan perasaan segini rupanya. Ada perasaan kecewa. Saat sadar tidak lagi punya alasan untuk menghabiskan waktu dengan orang - orang yang dahulu pagi sampai malamnya biasa dihabiskan bersama. Ewh lebay sih. Tapi emang gitu ternyata. Sekarang udah sibuk dengan mimpi masing - masing (begitu pun saya). Dan mereka yang dulu masih kecil sekarang udah gede. Ada perasaan cemburu ternyata, disini. Saat sadar tidak lagi punya alasan. Iya intinya itu, saat sadar tidak lagi punya alasan.
Ada yang ingin saya sampaikan entah dengan cara apa bisa tersampaikan untuk 20 orang yang akan selalu saya sayangi; Selamat membangun keluarga baru. Semua yang kalian dapat setahun ke belakang udah cukup kok. Selamat belajar lebih banyak lagi, selamat saling menyokong dan menguatkan.
Dan yang ingin saya sampaikan kepada 49 orang selebihnya (termasuk saya); boleh kalian menganggap keluarga ini sebagai rumah untuk tempat berpulang, tapi jangan lupa juga untuk lebih membuka diri. Waktu kita udah habis. Jauh setelah ini kalian akan menemukan hal - hal yang lebih hebat kok, dunia masih sangat luas. Jangan terlalu sulit berpindah ya:) saya sayang kalian, banget.



***
Cukup. Tidak akan saya libatkan hati lebih jauh lagi untuk saat ini.
Di lain kesempatan mungkin saya akan menulis lebih banyak tentang keluarga ini, setidaknya agar menjadi rekam jejak kapanpun nanti saya ingin menengok sedikit ke belakang.