Saturday, February 21, 2015

17 Tahun

AH LUPA belum ngepost apa - apa tentang ulangtahun kemarin. Masa iya sih ulangtahun ke 17 gak di abadikan hahaha cuma lagi ga ada ide buat gimana menuliskannya dengan indah pokoknya makasih banyak Dwi Amel Anin Iva Ami Ditta Ipi Anggi Salsa Laras Jody Babas Ateng Adam Idham Galih Fadli Sam Ipang--yang udah ke rumah gua dan merayakannya H+beberapa hari,  dan semua orang lainnya juga yang sudah menyempatkan untuk setidaknya mengucapkan dan menyelipkan doa. Dan tidak lupa kepada Mama Bapak yang AKHIRNYA NGASIH KUE ULANGTAHUN setelah biasanya ga suka ngerayain embel - embel ulangtahun hahaha makasih kalian. Makasih banyak.. Terutama untuk yang benar - benar ada. Sungguh bukan kemeriahannya kok yang saya harapkan, tapi keberadaan kalian yang selalu saya syukuri. <3 terharu. Ga pernah berharap segininya padahal hahaha.



Pokoknya, alhamdulillah :)



Friday, February 20, 2015

“It's just hard to see people from your past when your present is so cataclysmically fucked.” 

Monday, February 16, 2015

Pertanyaan

Senja selalu datang
Dan malam selalu berpulang

Malam ini, 
tidak berbeda dengan malam biasanya
Selalu indah untuk sekadar menatap langit dan bertanya kepadanya--mengapa.

Mengapa lama berlari tanpa mengerti arti 
Dan tertawa tanpa menghiraukan hati

Hingga seketika saya menyadari,
Bahwa dunia tidak pernah berhenti

Kepada satu dunia saya harus mencari,
Dan kepada satu jiwa saya akan menanti.



***

Sunday, February 15, 2015

Sungguh, jalan dan definisi sukses bagi tiap orang benar - benar berbeda. Bisakah, untuk tidak merendahkan mimpi orang lain hanya karena definisi sukses kamu berbeda dengan definisi dia?
Sesekali lihat keluar..

Saturday, February 14, 2015

14 Februari Tahun Terakhir

"Ca, jangan lupa ya! Kamu pernah punya mimpi kayak gini."

Sebuah janji untuk tidak lupa dengan mimpi - mimpi yang masih saya pegang sekarang sekiranya beberapa tahun ke depan masih bertemu lagi dengan keteraturan.

"Everyone, when they are young, knows what their destiny is. At that point in their lives, everything was clear and possible. 
But, as time passes, a mysterious force begins to convince them that it will be impossible for them to realize their destiny."

Saturday, February 7, 2015

Tuesday, February 3, 2015

Bagaimana hakikatnya setiap manusia merasa bahwa dirinya adalah pusat dari semesta ini. Maksud saya... (To be continued on somewhere private.)
Blah