Thursday, June 30, 2016

One Quiet Night

Yes it's an irony how the actual value of life and the reason why should we being grateful for it are scattered in every breathe we take, within the simple daily instance--
may it be there among our morning walk,
or may it be there as we laugh in the midst of traffic jam,
and it could be there beneath the night sky of a mountain's peak
or it just happen to be there upon our family dinner table

They are scattered everywhere

Yet we tend to found it in any place or instance far far away opposite from how it should be.





June 29th, 
A quiet night somewhere in East Jakarta
on duty of being 100% mom's guardian angel.

Thursday, June 23, 2016

Hari Terindah Bulan Ini

Kemarin aku menemukan cinta,
Di sisi jalan Cimanggu Kecil

..Tepatnya di bawah atap rumah sepasang suami istri sederhana.
Hanya dengan seekor kucing mereka menetap selama belum kunjung dikaruniai titipan yang akan menyempurnakan mereka menjadi Ayah dan Ibu. 
Menjadi tidak sesepi yang kita kira, karena sesekali belasan jagoan kecil mengunjungi rumah itu 
Dan kemarin, aku dan mereka dipertemukan 
Dan aku
Menemukan cinta-
di rumah kecil itu.

Bukan maksud aku membandingkan, 
Tapi sungguh ada yang berbeda dengan anak-anak itu. Kerasnya hidup benar-benar tidak merubah polos dan tulusnya tingkah dan tutur katanya. Sambutan mereka sore itu benar-benar tulus. Penuh ceria dan semangat mereka minta berkenalan; berlarian menghampiri dan melemparkan pertanyaan.

"Kak... Kakak cantik banget ih" sipu Intan sambil malu-malu menghampiri
(Gue ga peduli gue cantik beneran apa kaga hahaha but.. It really feels nice)

Ini akan jadi hari favoritku setidaknya dalam 30 hari Ramadhan ini, padahal menu buka puasa hari itu mungkin adalah yang paling sederhana?
Sekedar lusin donat yang kubawa saja membawa rasa syukur teramat bagi mereka.
"Muti kok donatnya ga dimakan?"
"Mau dibawaa. Buat ibu hehehe"
Donat cantik hari itu mungkin suatu kemewahan bagi Muti yang ibunya seorang pekerja rumah tangga dan ayah seorang penarik becak.. sehingga ia ingin membaginya dengan Ibu di rumah.

Hanya dalam hitungan jam saja kami akrab. Benar-benar hangat dan gaduh mereka itu. 

Hingga malam tiba, mereka berlomba lari menuju masjid. Alih-alih memperebutkan satu motor yang ada, mereka dorong bersama motor itu dengan lelaki yang sudah mereka anggap Ayah sendiri naik di atasnya. Meledak lah tawa mereka
Tanpa sadar bahwa sedang diikuti kami yang sambil mengobrol di belakang

"Mungkin mereka itu penggantinya kali ya. Ibu belum dikasih titipan jadinya latihan dulu sama mereka hehehe."

Dan dari ujung jalan aku paham
Kebahagiaan, kehangatan, dan segala kekuatan itu mereka pelajari dari sepasang "Ayah-Ibu" milik belasan anak di rumah mungil itu. Pasangan hebat yang tidak pernah ketinggalan senyum di wajahnya. Sesaat, dibuat lupa aku akan dunia --oleh mereka yang bahagia tanpa mengistimewakan harta namun cinta.  


Sampai ketemu lagi!

Saturday, June 18, 2016

Where am I Going?

Guys siapapun yang baca (kalo emang ada yang baca), mau ngingetin aja kalo post ini cuma curhat aja isinya.

Berawal dari kebingungan dalam memanfaatkan liburan ini untuk apa aja because I really don't want to lose these 3 months. Berawal dari itu. Berlanjut ke pertanyaan tentang "kemana dan mau apa habis ini?" Ternyata beberapa teman gua juga sedang seperti itu hahaha kebanyakan mikir ya susah. Ada kesempatan A, tapi pengennya B. Lebih mudah C, tapi penasaran sama D. And sometimes this is all about the discrepancy between the ideal- and real-self of me. Pengen deh jadi orang yang lebih impulsif, independen, dan ga banyak berencana. Tapi kenapa gua selalu berakhir melakukan sesuatu yang teratur ya hm

Jadi intinya gua sangat ingin liburan ini lebih produktif dalam hal hobi. Gua ingin berkembang dalam hal itu dan start-up something. Ini minggu ke-2 liburan and I've tried my best for these past 1,5 weeks. Ada beberapa hal yang sedang diusahakan. But then I started to doubt if I'll even gain a thing from all of this. "A kayaknya bakal gagal nih, apa gue ambil B aja?" Sesuatu yang gua rencanakan ada satu yang batal, submit sesuatu masih belum ada kabar juga, dan ada hal lain yang masih dipelajari tapi sumpah susah banget mati gue :'(  

I know that i'm not that good at making art and stuffs. But my inner need to create is just unbearable. I just simply love it. It's sad to know that our passion doesn't always directly proportional to our capability and opportunity, you know. Gua tau semuanya cuma butuh latihan dan daripada whining, I'd better go for it. Tapi sungguh berapa ratus jam terbang yang harus dilalui sementara masih banyak hal lain yang juga ingin, dibutuhkan dan lebih realistis untuk dilakukan? It's not like I want to improve my capability so that I can sell my work and so on, but it is just a kind of.. self-fulfillment  may be? (Banyak mau-nya aja sih intinya wk)

And lately, I can hear my superego keep saying "I know that it's always what you want, but seriously Acca, where are you going?" I don't know. "Can I do both?", said ego. 
(Read more about id, ego and superego here). 
Yeah I'm being pessimistic and negative right now and this is not healthy :(

Mungkin yang memicu gua mumet kayak gini adalah karena apa yang terjadi di semester 2 kemarin?

Sebenarnya gua sangat sangat bersyukur dengan apa yang udah terjadi di semester 2 kemarin. Banyak banget yang bisa dan harus disyukuri. Semester 2 kemarin alhamdulillah akademik selamat.. Nonakademis nya juga lancar terlaksana ini itu, feedback positif++ dan lumayan lah jadi orang ada manfaatnya dikit disini (walaupun banyak self-evaluation juga yeah noted kok semuanya), bersama tim yang kemudian berubah jadi keluarga kecil tercinta, terus social life juga kemajuan banyak kok ya semakin lihat segala sesuatu/orang/kejadian lebih positif, udah sangat nemu tempat dan makin tau akan significant others, dll. 
Setidaknya gua berhasil menembus zona aman dan belajar banyak selama semester 2 ini. 

Cuma ternyata semua memang ada harganya sampai gua melewati beberapa kesempatan. Salah satunya adalah gagal menyelesaikan karya by request untuk mengisi exhibition di suatu event, dan terpaksa nolak paid design project ya walaupun ece ece but it's paid guys, it's paid like so langka dalam hidupku...
Semuanya karena sadar diri aja si pada mepet banget sama tanggungjawab lain yang harus diselesaikan. Hmmm oh iya! Ada juga satu perjalanan yang terlewatkan huhu gagal naik gunung pangrango.. (sumpah walaupun baru sekali tapi gue rindu gunung bgt dan perjalanannya)

Tapi tetep, I am very grateful for everything happened :) lucunya adalah terakhir gua inget awal tahun kemarin lagi excited2nya about what will come and all of the opportunities and possibilities exist, terus tiba-tiba sekarang malah kelabakan sama pilihan-pilihan yang ada. Woww dunia cepat sekali berputar. Atau sebenernya guanya aja kali belom ngatur waktu dengan baik dan gua harus memperbaiki itu banget ke depannya. Oke acca? Oke

Hikmahnya adalah?
For everything I have gained, I have missed something. And for everything I missed, I  gained something else.

See? Banyak hal lain yang sesungguhnya disenangi juga yang didapatkan dan di dalamnya masih berhubungan juga kok dengan angan-anganmu Ca. Seni bisa hidup dimana-mana walau dengan kedok yang tak dikira. "Ia murni, namun tidak sempurna. Itu yang membuat orang-orang cinta. Aku juga sebenernya bukan creator kok jatohnya penikmat aja, dan itu gapapa selama selalu jadi penyemangat.. Ternyata pelan-pelan aku bisa sampai sini juga poh?" -Kak Wena, di tengah-tengah obrolan 2,5 jam yg sangat insightful dalam rangka MII wkwk terimakasih Kak.

Akhir dari curhatan panjang sampah ini..
It is June 2016 and maybe this is the right time to understand and accept that it does not necessary to always follow our passion, but never forget to always bring it with us, improve ourself, and find any opportunity within. Stay positive! :)

Friday, June 17, 2016

3:57 AM

Awaken by 
a fleeting shade
of one smile

Fell asleep high
drunk of your stare
night before

Waking up sane
So it's gone

Closing these eyes
(Damn)
It's still there. 

Sunday, June 12, 2016

Rewarding myself a new private space (re: a more decent journal) yeay! Happy long long holiday <3