Thursday, June 23, 2016

Hari Terindah Bulan Ini

Kemarin aku menemukan cinta,
Di sisi jalan Cimanggu Kecil

..Tepatnya di bawah atap rumah sepasang suami istri sederhana.
Hanya dengan seekor kucing mereka menetap selama belum kunjung dikaruniai titipan yang akan menyempurnakan mereka menjadi Ayah dan Ibu. 
Menjadi tidak sesepi yang kita kira, karena sesekali belasan jagoan kecil mengunjungi rumah itu 
Dan kemarin, aku dan mereka dipertemukan 
Dan aku
Menemukan cinta-
di rumah kecil itu.

Bukan maksud aku membandingkan, 
Tapi sungguh ada yang berbeda dengan anak-anak itu. Kerasnya hidup benar-benar tidak merubah polos dan tulusnya tingkah dan tutur katanya. Sambutan mereka sore itu benar-benar tulus. Penuh ceria dan semangat mereka minta berkenalan; berlarian menghampiri dan melemparkan pertanyaan.

"Kak... Kakak cantik banget ih" sipu Intan sambil malu-malu menghampiri
(Gue ga peduli gue cantik beneran apa kaga hahaha but.. It really feels nice)

Ini akan jadi hari favoritku setidaknya dalam 30 hari Ramadhan ini, padahal menu buka puasa hari itu mungkin adalah yang paling sederhana?
Sekedar lusin donat yang kubawa saja membawa rasa syukur teramat bagi mereka.
"Muti kok donatnya ga dimakan?"
"Mau dibawaa. Buat ibu hehehe"
Donat cantik hari itu mungkin suatu kemewahan bagi Muti yang ibunya seorang pekerja rumah tangga dan ayah seorang penarik becak.. sehingga ia ingin membaginya dengan Ibu di rumah.

Hanya dalam hitungan jam saja kami akrab. Benar-benar hangat dan gaduh mereka itu. 

Hingga malam tiba, mereka berlomba lari menuju masjid. Alih-alih memperebutkan satu motor yang ada, mereka dorong bersama motor itu dengan lelaki yang sudah mereka anggap Ayah sendiri naik di atasnya. Meledak lah tawa mereka
Tanpa sadar bahwa sedang diikuti kami yang sambil mengobrol di belakang

"Mungkin mereka itu penggantinya kali ya. Ibu belum dikasih titipan jadinya latihan dulu sama mereka hehehe."

Dan dari ujung jalan aku paham
Kebahagiaan, kehangatan, dan segala kekuatan itu mereka pelajari dari sepasang "Ayah-Ibu" milik belasan anak di rumah mungil itu. Pasangan hebat yang tidak pernah ketinggalan senyum di wajahnya. Sesaat, dibuat lupa aku akan dunia --oleh mereka yang bahagia tanpa mengistimewakan harta namun cinta.  


Sampai ketemu lagi!

No comments:

Post a Comment