Saturday, June 18, 2016

Where am I Going?

Guys siapapun yang baca (kalo emang ada yang baca), mau ngingetin aja kalo post ini cuma curhat aja isinya.

Berawal dari kebingungan dalam memanfaatkan liburan ini untuk apa aja because I really don't want to lose these 3 months. Berawal dari itu. Berlanjut ke pertanyaan tentang "kemana dan mau apa habis ini?" Ternyata beberapa teman gua juga sedang seperti itu hahaha kebanyakan mikir ya susah. Ada kesempatan A, tapi pengennya B. Lebih mudah C, tapi penasaran sama D. And sometimes this is all about the discrepancy between the ideal- and real-self of me. Pengen deh jadi orang yang lebih impulsif, independen, dan ga banyak berencana. Tapi kenapa gua selalu berakhir melakukan sesuatu yang teratur ya hm

Jadi intinya gua sangat ingin liburan ini lebih produktif dalam hal hobi. Gua ingin berkembang dalam hal itu dan start-up something. Ini minggu ke-2 liburan and I've tried my best for these past 1,5 weeks. Ada beberapa hal yang sedang diusahakan. But then I started to doubt if I'll even gain a thing from all of this. "A kayaknya bakal gagal nih, apa gue ambil B aja?" Sesuatu yang gua rencanakan ada satu yang batal, submit sesuatu masih belum ada kabar juga, dan ada hal lain yang masih dipelajari tapi sumpah susah banget mati gue :'(  

I know that i'm not that good at making art and stuffs. But my inner need to create is just unbearable. I just simply love it. It's sad to know that our passion doesn't always directly proportional to our capability and opportunity, you know. Gua tau semuanya cuma butuh latihan dan daripada whining, I'd better go for it. Tapi sungguh berapa ratus jam terbang yang harus dilalui sementara masih banyak hal lain yang juga ingin, dibutuhkan dan lebih realistis untuk dilakukan? It's not like I want to improve my capability so that I can sell my work and so on, but it is just a kind of.. self-fulfillment  may be? (Banyak mau-nya aja sih intinya wk)

And lately, I can hear my superego keep saying "I know that it's always what you want, but seriously Acca, where are you going?" I don't know. "Can I do both?", said ego. 
(Read more about id, ego and superego here). 
Yeah I'm being pessimistic and negative right now and this is not healthy :(

Mungkin yang memicu gua mumet kayak gini adalah karena apa yang terjadi di semester 2 kemarin?

Sebenarnya gua sangat sangat bersyukur dengan apa yang udah terjadi di semester 2 kemarin. Banyak banget yang bisa dan harus disyukuri. Semester 2 kemarin alhamdulillah akademik selamat.. Nonakademis nya juga lancar terlaksana ini itu, feedback positif++ dan lumayan lah jadi orang ada manfaatnya dikit disini (walaupun banyak self-evaluation juga yeah noted kok semuanya), bersama tim yang kemudian berubah jadi keluarga kecil tercinta, terus social life juga kemajuan banyak kok ya semakin lihat segala sesuatu/orang/kejadian lebih positif, udah sangat nemu tempat dan makin tau akan significant others, dll. 
Setidaknya gua berhasil menembus zona aman dan belajar banyak selama semester 2 ini. 

Cuma ternyata semua memang ada harganya sampai gua melewati beberapa kesempatan. Salah satunya adalah gagal menyelesaikan karya by request untuk mengisi exhibition di suatu event, dan terpaksa nolak paid design project ya walaupun ece ece but it's paid guys, it's paid like so langka dalam hidupku...
Semuanya karena sadar diri aja si pada mepet banget sama tanggungjawab lain yang harus diselesaikan. Hmmm oh iya! Ada juga satu perjalanan yang terlewatkan huhu gagal naik gunung pangrango.. (sumpah walaupun baru sekali tapi gue rindu gunung bgt dan perjalanannya)

Tapi tetep, I am very grateful for everything happened :) lucunya adalah terakhir gua inget awal tahun kemarin lagi excited2nya about what will come and all of the opportunities and possibilities exist, terus tiba-tiba sekarang malah kelabakan sama pilihan-pilihan yang ada. Woww dunia cepat sekali berputar. Atau sebenernya guanya aja kali belom ngatur waktu dengan baik dan gua harus memperbaiki itu banget ke depannya. Oke acca? Oke

Hikmahnya adalah?
For everything I have gained, I have missed something. And for everything I missed, I  gained something else.

See? Banyak hal lain yang sesungguhnya disenangi juga yang didapatkan dan di dalamnya masih berhubungan juga kok dengan angan-anganmu Ca. Seni bisa hidup dimana-mana walau dengan kedok yang tak dikira. "Ia murni, namun tidak sempurna. Itu yang membuat orang-orang cinta. Aku juga sebenernya bukan creator kok jatohnya penikmat aja, dan itu gapapa selama selalu jadi penyemangat.. Ternyata pelan-pelan aku bisa sampai sini juga poh?" -Kak Wena, di tengah-tengah obrolan 2,5 jam yg sangat insightful dalam rangka MII wkwk terimakasih Kak.

Akhir dari curhatan panjang sampah ini..
It is June 2016 and maybe this is the right time to understand and accept that it does not necessary to always follow our passion, but never forget to always bring it with us, improve ourself, and find any opportunity within. Stay positive! :)

4 comments:

  1. Im so sorry for posting a comment with no quality but...gatel nih pas lo blg you arent that good at making art and stuffs. Gosh u got that talent and taste that make your art simply means mooore than it looks and that what makes ur art beautiful lel menye emg *Atau gua aja yg kalo liat sambil nerka2 si aca pas bikin ini mikir apa ya* *satu lagi, keikhlasan lo dalam menjadi manusia yg berekspresi melalui media apapun tanpa intensi terlihat artsy*
    Hahahaha ngomong apa ya gue. Maaf ya ca. Jangan overthink dlm hal2 selama liburan ini lel happy holiday

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaaaaa hahaha hiperbola ah lu!!! Thank you anyway :( no no overthink selewat doang kok �� (Emoji ok)

      Delete