Tuesday, November 7, 2017

Yang mau tidak mampu
Yang mampu tidak mau

Karena yang paham akan seberapa kuatnya angin berhembus,
hanya pepohonan yang tingginya melebihi

Monday, November 6, 2017

Sedang merasa sangat content hari ini. Setelah melewati satu sore penuh curahan hati seseorang yang baru saja menemui awal dari perencanaan masa depannya, yang membuat kami berdebat akan relativitas kejahatan. Ada juga senyum lebar dari rekan-rekan yang secuil kerja kerasnya terbayar hari ini. Disusul rutinitas makan malam bersama yang secara sederhana sangat aku syukuri. Didahului akhir Minggu yang cukup panjang dengan sahabat lainnya yang baru saja melucuti lapisan perlindungan lain miliknya dariku. Tertawa pun rasanya sangat ringan hari ini.  Aku bingung dengan banyak orang yang membenci hari Senin.  Aku justru selalu suka hari Senin karena energi sedang penuh-penuhnya. Pada usia ini, aku semakin menghargai suatu permulaan baru, dan Hari Senin adalah salah satu bentuknya yang paling sederhana.

Omong-omong, blog ini sepertinya akan menjadi sedikit lebih ramai karena aku mulai mengebelakangkan kualitas dan mengedepankan kebutuhan. Berbagi rasanya menjadi lebih mudah akhir-akhir ini. Atau.. setidaknya aku mulai lebih paham peran masing-masing dari apa saja yang kumiliki? Malam ini entah kenapa kabut abu yang biasanya menutupi jarak pandang seketika memudar dan untuk pertama kalinya lagi setelah beberapa saat, aku sangat semangat untuk bangun pagi esok hari. Sedang sangat semangat dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi!! Walau di satu sisi sedang jenuh-jenuhnya dengan dunia akademik, tapi sadar bahwa jenuh itu pasti ada bahkan jika aku saat ini berada di tempat lain yang dulu pernah sangat aku inginkan. Dunia memang tergantung pada persepsi dan regulasi.

Bolehkah aku berbagi sedikit doa baru yang belakangan ini sedang kupanjatkan? Tuhan tolong beri aku kekuatan untuk memberi apa yang dibutuhkan oleh mereka yang aku pedulikan, dan tolong beri mereka apa yang tidak mampu aku berikan. Amin. Bahwa doa aku akan selalu pada mereka yang pernah ada.

Thursday, October 12, 2017

Kecewa

Sebelum kamu sibuk menjalani peran
sebagai pria atau wanita,
kawan lama atau kawan baru,
kawan atau lawan,
tua atau muda,
sebagai yang percaya atau tidak percaya,
setuju atau tidak setuju,

Bisakah jalani dulu peranmu sebagai manusia?

Monday, September 25, 2017

"Hello dear future good old friend."
Initial greetings had gradually changed, since she got used to how the world works.

Friday, July 21, 2017

Buatlah mabuk seorang pengembara yang sepanjang hari mendongakkan kepala dengan angkuhnya tanpa ada yang mampu mencegahnya pergi sebelum terbit matahari esok, maka ia akan berkata sebelum tidurnya.. "Tahan aku."

Tuesday, June 13, 2017

Today's Afternoon Rain

Today I met Iswa, a girl who loves rain and would prefer going out for 'ngojek payung' than staying home with her gamer-brother




"Air ujan kotor tapi aku suka!"
"Uangnya buat beli hape"
"Habis ini aku mau beli eskrim"


She once caught a cold because of her habbit of eating an ice cream after a rain stops rightaway, yet she was still going to do it anyway.

She worried nothing 
She kept dancing
and sang her own song 

I was thinking about how happy she is and wondering when was the last time I get wet because of rain, when suddenly a wind blew and magically FLIPPED my umbrella inside out -- it all happened in one second as if the universe wanted me to feel the rain too.

I laughed hard, so she did :) 

"Gapapa nanti Iswa minta ayah benerin payungnya!" 

Then we walked and talked all the way down to a nearby train station, umbrella-free! Yay!!!
Thank you Iswa for being a friend and turned the helpless 10 minutes worth something more

Sorry for being too sentimental 
but today's afternoon rain brought me one kind of warmth like no other day. Hehe <3

Thursday, June 1, 2017

Pindah deh :(


Dadah kamar putih kecilku ❤
Huh. Kamu tau banyak ya!

Dadah juga teman bawah kamar, 
sampai bertemu dalam obrolan larut malam di lain kesempatan! 


Monday, April 24, 2017

“If we’re wrapping ourselves up to conceal any vulnerability, whatever happens to us has to go through all those extra layers. Sometimes love doesn’t even reach where we truly live.” 
― Alexandra KatehakisMirror of Intimacy: Daily Reflections on Emotional and Erotic Intelligence



Yes, the creepiest yet most wonderful thing I know about human is that we all live beneath our countless layers, and the idea of a place where we could be completely naked is nothing but a beautiful lie wrapped in the name of hope.

Friday, March 24, 2017

What would you choose in another life
If you had warned from the very beginning
That your gift is also a curse?

Sunday, February 12, 2017

Currently living in the What It's Like to be an Ultimate Heartless yet Dramatically Emotional at the Very Same Time - chapter of life


Cheers!

Saturday, January 14, 2017

Drawing Literature Vol. 1: Norwegian Wood






Don't we always have those vivid imagery inside our head while reading beautiful words of scenery?

Monday, January 2, 2017

Imaginary Dialogue (4)

A: Brother, can you stop and save me from growing up?
B: Why all of a sudden?
A: You once sensed my growth from how life has given me lesson by the way I face anything so neat and quietly lately
B: Yes, in a good way. What is so bad about that?
A: The thing is, it actually makes me lose something I used to feel. 
B: Which is?
A: Excitement. The emotion coaster which extremely brings me up and down full of joy. Those wonder about any possibilities exist, which turn will I take next, while keep holding onto hope of the worth it will give me at the end. 
You know what brother, I just kind of missing it.
B: Then what makes you think by stop and saving you is the way of getting it back?
A: For the way it works like a double-edged sword 
B: Dear little sister, I knew it. 
It is indeed a part of the ride, in spite of two things you just don't realize: that at this very moment you haven't actually stepped out of the coaster, and you are actually able to manage how the track will roll. 
It is o.k. if you are now on the flat, toneless part of the track, but don't let the ride dims you. 
The line between what is ordinary and extraordinary is so thin that you are actually the one who creates it. 

Tentang 2016

Januari
Tentang kawan lama
Tentang pertambahan usia (tentunya)
Tentang timbang menimbang
Tentang puncak gunung pertama

Februari
Tentang mula
Tentang enam orang baru
Tentang gelas yang dikosongkan

Maret
Tentang kontribusi pertama
Menciptakan dan menikmati
Tentang kesempatan
yang hilang dan didapatkan
Tentang keterasingan

April
Tentang menembus batas
Tentang prioritas
Tentang runtuhnya pertahanan

Mei
Tentang usaha terbesar
yang terbayar
Diikuti istirahat
walau sejenak
Tentang menggantikan posisi

Juni
Tentang membayar ketertinggalan
Tentang kembali berpulang
Tentang membayar rindu
Tentang Ibu.

Juli
Tentang Kemang
Tentang pemahaman dan pencerahan
Tentang warna yang kembali
Tentang dua orang 
yang entah dimana kini

Agustus
Tentang dididik mendidik
Tentang semangat baru
Tentang kertas kosong
yang tidak lagi mengintimidasi

September
Tentang jenuh 
dan jenuh
Tentang keinginan untuk lari jauh
Tentang berada di antara

Oktober
Tentang kontribusi terakhir
Tentang pemulihan
Tentang membagi perhatian
antara diri sendiri dan perihal lain

November
Tentang kegagalan (besar)
Beri semua atau tidak samasekali
Tentang mengenal--
lebih banyak dan lebih dalam
Tentang perayaan pencapaian
Tentang mendapat dan memberi semangat
Tentang kehangatan,
dukungan
dan rasa syukur

Desember
Tentang memegang kendali dan merangkul
Tentang penutupan
Tentang katarsis
Tentang kejujuran
dan
Tentang (kesembuhan) Ibu.



2016
Tentang harapan,
perubahan
dan pendewasaan.




---
(Refleksi akhir tahun yang terinspirasi oleh @ancilladiska)